Minggu, 28 Mei 2017

RUANG LINGKUP LAPORAN KEUANGAN

Kelompok 1
Agung Maulidi
Agung Pambudi
Ahmad Afrizal
Ahmad Tharmizi
Asep Gunawan Permana
Bagus Nurul Iklas
Muhammad Ramadhan
Seno Putro
3DA01

RUANG LINGKUP LAPORAN KEUANGAN

1.     Arti pentingnya Laporan Keuangan
2.     Syarat-syarat laporan keuangan
3.     Keterbatasan laporan keuangan
4.     Peranan pemeriksaan akuntan publik
5.     Bentuk penyajian laporan keuangan
6.     Hubungan antar berbagai laporan keuangan

1 .Arti pentingnya Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang disusun secara baik dan akurat dapat memberikan gambaran keadaaan yang nyata mengenai hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh suatu perusahaan selama kurun waktu tertentu, keadaan inilah yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan
Pemilik Perusahaan
Bagi pemilik perusahaan laporan keuangan dimaksudkan untuk:
       Menilai prestasi atau hasil yang diperoleh manajemen
       Mengetahui hasil dividen yang akan diterima
       Menilai posisi keuangan perusahaan dan pertumbuhannya
       Mengetahui nilai saham dan laba per lembar saham
       Sebagai dasar untuk memprediksi kondisi perusahaan di masa datang
       Sebagai dasar untuk mempertimbangkan menambah atau mengurangi investa
Manajemen Perusahaan
Bagi manajemen perusahaan laporan keuangan ini digunakan untuk:
       Alat untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan kepada pemilik.
       Mengukur tingkat biaya dari setiap kegiatan operasi perusahaan, divisi, bagian, atau segmen tertentu.
       Mengukur tingkat efisiensi dan tingkat keuntungan perusahaan, divisi, bagian, atau segmen.
       Menilai hasil kinerja individu yang diberi tugas dan tanggung jawab.
       Untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan perlu tidaknya diambil kebijaksanaan baru.

Investor
Bagi investor laporan keuangan dimaksudkan untuk:
       Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan.
       Menilai kemungkinan menanamkan dana dalam perusahaan.
       Menilai kemungkinan melakukan divestasi (menarik investasi) dari perusahaan.
       Menjadi dasar memprediksi kondisi perusahaan di masa datang.

Kreditur atau Perbankan
Bagi kreditur, banker, atau suplier laporan keuangan digunakan untuk:
       Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
       Menilai kualitas jaminan kredit/investasi untuk menopang kredit yang akan diberikan.
       Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yang mungkin diperoleh dari perusahaan atau menilai rate of return perusahaan.
       Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas, rentabilitas perusahaan sebagai dasar daam pertimbangan keputusan kredit.
       Menilai sejauh mana perusahaan mengikuti perjanjian kredit yang sudah disepakati
Pemerintah dan Regulator
Bagi pemerintah atau regulator laporan keuangan dimaksudkan untuk:
       Menghitung dan menetapkan jumlah pajak yang harus dibayar.
       Sebagai dasar dalam penetapan-penetapan kebijakan baru.
       Menilai apakah perusahaan memerlukan bantuan atau tindakan lain.
       Menilai kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang ditetapkan.
       Bagi lembaga pemerintah lainnya bisa menjadi bahan penyusunan data dan statistik.

2. Syarat-syarat Laporan Keuangan
       Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus adalah hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan.
       Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah dipahami oleh para pemakainya.
       Daya uji artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansi dan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain.
       Netral artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.
       Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya .
       Daya banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama.
       Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.

3. Sifat dan Keterbatasan Laporan Keuangan
       Laporan keuangan bersifat historis, yaitu merupakan laporan atas kejadian yang telah lewat.
       Laporan keuangan bersifat umum, disajikan untuk semua pemakai dan bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pihak tertentu saja misalnya untuk memenuhi keperluan tiap-tiap pemakai seperti investor, karyawan, pemberi pinjaman, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat.
       Proses penyusunan laporan keuangan tidak luput dari penggunaan taksiran dan berbagai pertimbangan.
       Akuntansi hanya melaporkan informasi yang material.
       Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian.
       Laporan keuangan lebih menekankan pada makna ekonomis suatu peristiwa/transaksi daripada bentuk hukumnya (formalitas), (substance over form).
       Laporan keuangan disusun dengan menggunakan istilah-istilah teknis, dan pemakai laporan diasumsikan memahami bahasa teknis akuntansi dan sifat dari informasi yang dilaporkan.
       Adanya berbagai alternatif metode akuntansi yang dapat digunakan menimbulkan variasi dalam pengukuran sumber-sumber ekonomis dan tingkat kesuksesan antar perusahaan.
       Informasi yang bersifat kualitatif dan fakta yang tidak dapat dikuantitatifkan umumnya diabaikan.

4. Peranan Pemeriksaan Akuntan Publik
       Manajemen
Untuk mengetahui kinerjanya dalam mengelola kekayaan perusahaan. Dalam audit akan ditemukan kekurangan dan kelemahan dari sistem akuntansi yang dijalankan perusahaan, sehingga dapat dilakukan perbaikan.
       Pemegang Saham
Untuk menilai kinerja manajemen dalam mengelola kekayaan pemegang saham. Dengan adanya audit, pemegang saham bisa memperoleh informasi yang lebih akurat tentang pengelolaan kekayaan karena telah diuji oleh pihak independen. Kecurangan dalam melaporkan dapat diminimalisir sampai sekecil mungkin, sehingga tidak terjadi salah informasi
       Kreditur 
Dapat membantu menilai kekayaan dan pengelolaan perusahaan oleh manajemen dan dapat juga dijadikan dasar dalam pemberian kredit karena mencerminkan seberapa valid dan relevan informasi keuangan perusahaan.
       Pemerintah 
Pemerintah berkepentingan terhadap pengelolaan perusahaan secara baik dan juga untuk mengestimasi kewajiban pajak perusahaan. Dengan adanya pendapat auditor, pemerintah akan memperoleh keyakinan atas laporan keuangan perusahaan sebagai dasar penetapan pajak.
5. Bentuk Penyajian Laporan Keuangan
1. Neraca
       Bentuk rekening (account form). Dalam bentuk rekening, aktiva ditempatkan di sebelah kiri dan utang dan modal sendiri (disebut passiva) ditempatkan di sebelah kanan.
       Bentuk laporan (report form). Dalam bentuk ini, aktiva ditempatkan di bagian atas sedang utang beserta modal sendiri ditempatkan di bawah aktiva secara vertikal.

2Laporan Laba Rugi
       Format satu tahap (single step format ) mengumpulkan pendapatan-pendapatan dalam satu kelompok kemudian dipotong dengan beban untuk mencapai laba bersih.
       Format fase berjenjang banyak (multiple step format), di mana disajikan laba berjenjang – Laba kotor, laba usaha dan laba sebelum pajak – sebelum sampai ke laba bersih untuk periode berjalan.Pendekatan lain dalam penyusunan laporan laba rugi yaitu yang disebut dengan “marginal contribution format“.
6.Hubungan antar Berbagai Laporan Keuangan
       Mengetahui hubungan angka-angka dalam Neraca, Laba Rugi, Laporan Arus Kas dan Perubahan Modal dalam satu set laporan keuangan adalah penting bagi siapa saja yang ingin memahami isi sebuah Laporan Keuangan, dan Akuntansi secara umum. Gagal memahami hubungan ini, maka sama seja dengan gagal memahami isi laporan keuangan, dan akuntansi secara keseluruhan.
       Satu set lengkap laporan keuangan umumnya mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal (juga disebut ‘ekuitas pemegang saham’), dan laporan arus kas. Laporan keuangan secara keseluruhan menyajikan berbagai jenis informasi tentang kegiatan perusahaan selama periode waktu tertentu dalam angka-angka. Masing-masing laporan, meskipun banyak yang saling terkait, tetap memiliki peranan berbeda, dengan sudut pandang dan fokus penyajian yang berbeda-beda pula. Dengan demikian, maka satu macam laporan tidak bisa menggantikan laporan yang lain.

ANALISA PERBANDINGAN LAPORAN KEUANGAN

1.     Tujuan Analisa Laporan Keuangan
2.     Prosedur Analisa Laporan Keuangan
3.     Metode Analisa
4.     Analisa Perbandingan Laporan Keuangan
5.     Analisa Trend dalam Presentase
6.     Analisa Presentase per Komponen

1.Tujuan Analisa Laporan Keuangan
Membandingkan data keuangan dua periode atau lebih, sehingga dapat memperoleh data yang dapat mendukung keputusan yang akan diambil  oleh pihak-pihak  yangberkepentingan. 
2. Prosedur Analisa Laporan Keuangan
q  Memahami latar belakang data keuangan perusahaan 
q  Memahami kondisi-kondisi yang berpengaruh pada perusahaan 
q  Mempelajari dan mereview laporan keuangan 
q  Menganalisis Laporan Keuangan
3. Metode Analisa
Ø  Analisa Horisontal / Analisa Dinamis
    Membandingkan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat,
    sehingga diketahui perkembangan perusahaan. 
Ø  Analisa Vertikal / Analisa Statis 
    Laporan yang dianalisa hanya satu periode saja, dengan membandingkan pos-pos yang ada dalam laporan keuangan itu saja, sehingga dapat diketahui keadaan keuangan pada saat/waktu itu saja.
4. Analisa Perbandingan Laporan Keuangan
Analisa perbandingan laporan keuangan
Membandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih dengan menunjukkan
     Ã˜ Data absolut atau jumlah dalam rupiah 
     Ø Kenaikan atau penurunan dalam rupiah 
     Ø Kenaikan atau penurunan dalam prosentase 
     Ø Perbandingan yang dinyatakan dengan rasio 
     Ø Prosentase dari total 
5. Analisa Trend dalam Presentase
Teknik analisa ini hanya praktis apabila digunakan jangka waktu lebih dari tiga tahu. Dalam menganalisa  mengunakan indeks yang dinyatakan dalam prosentase.
6. Analisa Presentase per Komponen
Analisa common size adalah suatu teknik untuk melihat struktur keuangan perusahaan dengan cara mengkonfersi lapoan keuangan kedalam laporan bentuk common size (presentase per komponen) dengan menggunakan denominator persentase. Analisa common size dilakukan untuk mengetahui presentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap total aktivanya, sruktur permodalan dan komposisi perongkosan yang terjadi dihubungkan dengan penjualannya.

ANALISA RATIO

1.     Ratio Likuiditas 
2.     Ratio Leverage
3.     Ratio Akivitas
4.     Ratio Profitabilitas
5.     Standar Ratio Industri

1.    Ratio Likuiditas
Current Rasio ini membandingkan aktiva lancar dengan hutang lancar. Current Ratio memberikan informasi tentang kemampuan aktiva lancar untuk menutup hutang lancar. 

Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya. Apabila rasio lancar 1:1 atau 100% berarti bahwa aktiva lancar dapat menutupi semua hutang lancar. Jadi dikatakan sehat jika rasionya berada di atas 1 atau diatas 100%. Artinya aktiva lancar harus jauh di atas jumlah hutang lancar
Quick ratio disebut juga acid test ratio, merupakan perimbangan antara jumlah aktiva lancar dikurangi persediaan, dengan jumlah hutang lancar.

Jika terjadi perbedaan yang sangat besar antara quick ratio dengan current ratio, dimana current ratio meningkat sedangkan quick ratio menurun, berarti terjadi investasi yang besar pada persediaan
Cash Rasio ini membandingkan antara kas dan aktiva lancar yang bisa segera menjadi uang kas dengan hutang lancar.
Rasio ini menunjukkan porsi jumlah kas + setara kas dibandingkan dengan total aktiva lancar. Semakin besar rasionya semakin baik.

2.    Ratio Leverage
Rasio leverage adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar aktiva yang dimiliki perusahaan berasal dari hutang atau modal, sehingga dengan rasio ini dapat diketahui posisi perusahaan dan kewajibannya yang bersifat tetap kepada pihak lain serta keseimbangan nilai aktiva tetap dengan modal yang ada. Sebaiknya komposisi modal harus lebih besar dari hutang
Total Debt to Total Assets Ratio
      Rasio yang biasa disebut dengan rasio hutang (debt ratio) ini mengukur prosentase besarnya dana yang berasal dari hutang. Hutang yang dimaksud adalah semua hutang yang dimiliki oleh perusahaan baik yang berjangka pendek maupun yang berjangka panjang.


Debt to Equity Ratio
      Rasio hutang dengan modal sendiri (debt to equity ratio) adalah imbangan antara hutang yang dimiliki perusahaan dengan modal sendiri. Semakin tinggi rasio ini berarti modal sendiri semakin sedikit dibanding dengan hutangnya.

3.    Ratio Akivitas
Rasio ini melihat pada beberapa asset kemudian menentukan berapa tingkat aktivitas aktiva-aktiva tersebut pada tingkat kegiatan tertentu. Aktivitas yang rendah pada tingkat penjualan tertentu akan mengakibatkan semakin besarnya dana kelebihan yang tertanam padaaktiva-aktiva tersebut
Perputaran Persediaan
     Seperti halnya perputaran piutang, rasio ini juga menggambarkan likuiditas perusahaan, yaitu dengan cara mengukurefisiensi perusahaan dalam mengelola dan menjual persediaan yang dimiliki oleh perusahaan

Perputaran Aktiva Tetap
     Rasio ini mengukur sejauh mana kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan berdasarkan aktiva tetap yang dimiliki perusahaan. Rasio ini memperlihatkan sejauh mana efektivitas perusahaan menggunakan aktiva tetapnya.

Perputaran Total Aktiva
Rasio yang terakhir untuk komponen rasio aktivitas adalah rasio perputaran total aktiva. Sama seperti halnya rasio perputaran aktiva tetap, rasio ini menghitung efektivitas penggunaan total aktiva.


4.    Ratio Profitabilitas
Rasio rentabilitas atau profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam mendapatkan laba 
       Profit Margin
       Gross Profit Margin
       Net Profit Margin 
       Return On Investment (ROI) 
       Return On Assets



5.    Ratio Industri
Standar Ratio Industri
No
Jenis Rasio Keuangan
Standar umum atau rata-rata industri
1
Rasio Rentabilitas
a.Gross Profit Margin
b.Operating Profit Margin
c.Net Profit Margin
d.Return on Investment
e.Return on Equity

24,90 %
10,80 %
3,92 %
5,08 %
8,32 %
2
Rasio Aktivitas
a.Total Assets Turnover
b.Receivable Turnover
c.Average Collection Period
d.Inventory Turnover
e.Working Capital Turnover

1,1 kali
7,2 kali
50 hari
3,4 kali
6 kali

Contoh Kasus

Laporan Laba Rugi


Laporan Perubahan Modal



Neraca


Analisis Ratio :




1.    Ratio Likuiditas (Liquidity Ratio)
a.    Current  Ratio ( Rasio Lancar)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki,
Current Ratio dapat dihitung dengan rumus :
Current Ratio = Aktiva Lancar
                                       Hutang Lancar
Rp 38.700.000
                 Rp 15.100.000                       =Rp 2,56
b. Quick Ratio ( Rasio Cepat )
Merupakan rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid . Quick Ratio dapat dihitung dengan rumus yaitu
Quick Ratio = Aktiva Lancar – Persediaan
                              Hutang Lancar

              = Rp 38.700.000 – Rp 18.000.000 
                                  Rp 15.100.000
                      = 1,37         

c. Cash Ratio ( Rasio Lambat)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank. Cash Ratio dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Cash Ratio = Cash + Efek
                    Hutang Lancar

Rp. 8.500.000
   Rp. 15.100.000
                                   = 0,56

2. Ratio Solvabilitas
Rasio ini disebut juga Ratio leverage yaitu mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut.
a. Total Debt to Equity Ratio (Rasio Hutang terhadap Ekuitas)
Merupakan Perbandingan antara hutang – hutang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri, perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibanya .
Rasio ini dapat dihitung denga rumus yaitu :
Total Debt to equity Ratio = Total Hutang
                                              Ekuitas Pemegang Saham
                                           = Rp 15.100.000
                                              Rp. 36.150.000
                                           = 0,42
b. Total Debt to Total Asset Ratio ( Rasio Hutang terhadap Total Aktiva )
Rasio ini merupakan perbandingan antara hutang lancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio ini menunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Total Debt to Total Asset Ratio = Total Hutang
                                                      Total Aktiva
                                                   = Rp. 15.100.000
                                                      Rp. 51.250.000
                                                   = 0,29
3. Ratio Rentabilitas
Rasio ini disebut juga sebagai Ratio Profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan, profitabilitas suatu perusahaan mewujudkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.
Yang termasuk dalam ratio ini adalah :
a. Gross Profit Margin ( Margin Laba Kotor)
Merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan Harga Pokok penjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Gross Profit Margin = Laba kotor
                                    Penjualan Bersih
                                 = Rp. 29.500.000
                                    Rp. 93.500.000
                                 = 0,32
b. Net Profit Margin (Margin Laba Bersih)
Merupakan rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak
                                 Penjualan Bersih
                             = Rp 14.150.000
                                Rp 93.500.000
                             = 0,15
c. Earning Power of Total investment
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan netto. . Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Earning Power of Total investment = Laba Sebelum Pajak
                                                            Total aktiva
                                                         = Rp. 18.650.000
                                                            Rp. 51.250.000
                                                         = 0,36
d. Return on Equity (Pengembalian atas Ekuitas)
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal sendiri untuk menghasilkan keuntungan bagi seluruh pemegang saham, baik saham biasa maupun saham preferen. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Return on Equity = Laba Setelah Pajak
                                Ekuitas Pemegang Saham
                            =  Rp. 14.150.000
                                Rp. 36.150.000
                            =0,39\


Daftar Pustaka

1.      Darsono dan Ashari. 2005. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan, Ed. 1, Yogyakarta: Andi.
2.      Djarwanto. 1999. Pokok-Pokok Analisis Laporan Keuangan, Ed. 1, Yogyakarta: BPFEFraser, Lyn M. dan Ailen Ormiston. 2004. Memahami Laporan Keuangan (terjemahan), Ed. 6, Jakarta: PT Indeks.
3.      Harahap, Sofyan Syafri. 1999. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan, Ed. 1. Cet. 2. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
4.      Jusuf, Jopie.2000. Analisis Kredit untuk Account Officer. Cet. 5. Jakarta: PT Gramedia Pustakan Utam
6.   http://rickyapriadi.blogspot.co.id/2016/04/analisis-laporan-rasio-keuangan.html

Sabtu, 07 Januari 2017


Perdagangan Elektronik
Definisi yang sempit seperti ini mengartikan bahwa hanya transaksi-transaksi yang melintasi batas perusahaan saja yang dapat di klarifikasikan sebagai e-commerce. Jika suatu transaksi tetap berada di dalam batas perusahaan, orang-orang ini akan menyebutnya sebagai transaksi bisnis elektronik.

Manfaat yang Diharapkan dari E-Commerce
Perusahaan yang melaksanakan e-commerce untuk mecapai perbaikan organisasi keseluruhan dan diharapkan merupakan hasil dari tiga manfaat utama yaitu:
·         Perbaikan layanan pelanggan sebelum, selama, dan setelah penjualan
·         Perbaikan hubungan dengan pemasok dan komunitas keuangan
·         Peningkatan imbal hasil ekonomis atas pemegang samah dan investasi pemilik
Kendala E-Commerce
·         Biaya yang tinggi
·         Kekhawatiran akan masalah keamanan
·         Peranti lunak yang melum mapan atau belum tersedia

Ruang Lingkup E-Commerce
E-commerce menyumbang hampir $1,7 triliun untuk aktivitas perekonomian di Amerika Serikat selama tahun 2003, E-commerce telah mencapai tingkat pertumbuhan tahunan lebih dari 15% setiap tahunnya selama lima tahun terakhir. Tingkat pertumbuhan ini dapat mengalami perlambatan pada waktu tertentu, tetapi kemungkinan akan terus berlanjut selama beberapa tahun mendatang. Jumlah dampak perekonomian akan bervariasi dari satu industry ke industry yang lain, tetapi kurang lebih 94% e-commerce adalah B2B, menyisakan 6% untuk B2C. Lebih dari 21% penjualan pabrik produksi AS ($843 miliar) pada tahun 2003 merupakan hasil dari e-commerce. Hampir 17% penjualan dari distributor ($730 miliar) adalah e-commerce.
E-commerce memiliki arti penting khususnya bagi beberapa segmen tertentu perekonomian AS karena memang menyumbangkan persentase dollar penjualan dalam jumlah besar dalam segmen-segmen tersebut.

Jalan Menuju E-commerce
Ketika sebuah perusahaan merasa bahwa manfaat yang diharapkan lebih besar dari biaya dan memutuskan untuk mengimplementasikan e-commerce, perusahaan tersebut menyadari bahwa implementasi yang akan dilakukan bisa jadi merupakan suatu pekerjaan yang besar. Rencana bisnis strategis akan membakukan komitmen untuk menggunakan e-commerce guna meraih keunggulan kompetitif. Perusahaan pertama-tama harus memperoleh kecerdasan bisnis (business intelligence) sehingga perusahaan tersebut akan dapat memahami peranan potensial yang akan dimainkan oleh masing-masing unsur lingkungan.
Perusahaan pada umumnya menerapkan e-commerce dengan maksud dengan maksud untuk memperbaiki layanan pelanggan , mempererat hubungan dengan pemasok dan komunitas keuangan , dan meningkatkan imbal hasil kepada pemegang saham dan pemilik investasi. E-commerce B2B merupakan kekuatan pendorong tansaksi bisnis yang signifikan dan sedang berkembang. Pada beberapa segmen industri seperti  manufaktur peralatan transportasi dan distribusi obat, sekitar setengah dari seluruh penjualan dihasilkan melalui e-commerce.
Perusahaan menggunakan internet dalam banyak hal. Ekstranet memiliki arti penting karena memungkinkan para pengguna yang dipercaya diluar batas organisasi untuk mengakses progam dan data pada jaringan organisasi. Aplikasi yang lainya disebut intranet yang terdiri atas transmisi-transmisi didalam perusahaan dan piranti lunak browser yang terkait dengan web tetapi dengan keamanan yang hanya memperkenankan akses bagi para pengguna di dalam jaringan organisasi.Rumah sakit dapat mempergunakan internet untuk melaksanakan pembelian secara online, dengan menggunakan suatu bursa perdagangan klinik. Peritel dapat mempergunakan internet untuk mempromosikan produk-produknya dan dalam beberapa kasus, mengirimkan produk digital kepada kepada pelanggan. Hampir semua perusahaan dapat mengunakan internet untuk mendukung proses-proses yang dimilikinya.

Referensi :

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN.Raymond Mcleed,jr. George P. Schell

BAB 3

Minggu, 27 November 2016

STRUKTUR BASIS DATA

Struktur Basis Data
Struktur basis data adalah cara data diorganisasi agar pemrosesan data menjadi lebih efisien. Struktur ini kemudian diimplementasikan melalui suatu sistem manajemen basis data.
Sistem manajemen basis data (DBMS) adalah suatu peranti lunak yang menyimpan struktur basis data, data itu sendiri , hubungan di antara data di dalam basis data, nama-nama formulir, jenis-jenis data, angka di belakang desimal, jumlah karakter, nilai-nilai default, dan seluruh uraian field lainnya.

Struktur Basis Data Hierarki
Struktur hirarkis ini dibentuk oleh kelompok-kelompok data,subkelompok, dan beberapa subkelompok lagi, seperti cabang dari sebuah pohon, untuk mendapatkan sebuah record dari satu cabang ke cabang lainnya mengharuskan sistem manajemen basis data tersebut menavigasi kembali ke persimpangan umum dari cabang-cabang tersebut. Struktur hierarkis memanfaatkan sumber daya komputer secara efisien, khususnya ketika sebagian besar record di dalam basis data akan digunakan dalam suatu aplikasi.  Namun, ketika para manajer hanya menginginkan sedikit record terpilih saja dari sejumlah besar record di dalam basis data, struktur hierarkis menjadi tidak efisien. Hal inil karena setiap record basis data hierarkis memiliki satu field yang menunjuk pada alamatf penyimpanan dari record logis berikutnya di dalam basis data. Record-record tidak harus disimpan dengan susunan fisik yang berurutan di dalam suatu alat penyimpanan. Satu pointer akan menunjukkan record yang "berikutnya secara logis" (record setelahnya), dan sistem manajemen basis data akan mengambil record yang "berikutnya secara logis." Akan tetapi, keputusan managerial mungkin hanya membutuhkan satu record yang spesifik untuk menghadapi suatu masalah bisnis. Seorang manajer menginginkan satu record pesanan penjualan tertentu untuk menghadapi keluhan pelayanan dari seorang 'pelanggan tertentu, dan' bukannya sebuah daftar yang berisi ribuan pesanan pembelian yang diterima pada hari itu.

Struktur Basis Data Jaringan
Struktur basis data jaringan dikembangkan untuk memungkinlcan penarikan record-record tertentu. Ia memungkinkan satu record tertentu menunjuk pada semua record lainnya di dalam basis data'' Gugus Tugas Basis Data yang merupakan subkomite dari CODASYL mengeluarkan spesifikasinya untuk struktur basis data jaringan pada tahun 1971. Struktur jaringan memecahkan permasalahan keharusan untuk menarik balik hingga kembali ke "cabang" yang menyatukan basis data. Secara konseptual, setiap record dalam basis data dapat menunjuk ke semua record lain di dalam basis data, ibaratnya seperti meloncat ke setiap cabang pada sebuah pohon. Akan tetapi, rentang kemungkinan koneksi yang begitu lebar ini juga merupakan kelemahan dari penerapan struktur jaringan pada masalah-masalah praktis. Mengizinkan setiap record menunjuk ke record-record yang lainnya akan terlalu kacau. Bahkan profesional sistem informasi sekalipun akan mengalami kesulitan dalam mengembangkah dan menggunakan basis data dengan menggunakan struktur jaringan.

Struktur Basis Data Relasional
Sekumpulan basis data seperti ini terlihat seperti sekumpulan table-tabel yang mirip seperti table-tabel spreadsheet. Relasi diantara table tidak disimpan sebagai petunjuk atau alamat; sebagai gantinya, relasi antar table bersifat implisit. Jika struktur hierarkis dan jaringan mengandalkan diri pada relasi fisik (physical^ relationship) di dalam bentuk alamat-alamat penyimpanan, relasi dalam struktur basis| data relasional adalah implisit. Relasi implisit (implicit relationship) dapat secara tidak langsung berasal dari data. Ketika terdapat satu field (kolom) data yang sama dalam dual tabel maka record (baris) dari kedua tabel tersebut akan dapat digabungkan ketika nilai-nilail field datanya sama. Inilah cara bagaimana kita telah menggabungkan bersama tabel-tabel JURUSAN dan MATA KULIAH dengan menggunakan nilai-nilai dalam field Singkatan. Konsep dari suatu struktur basis data yang terdiri atas tabel-tabel di mana relasi terbentuk secara implisit dengan mencocokkan nilai-nilai dalam field data yang sama, akan mudah untuk dipergunakan dan dipahami. Kemudahan penggunaan memiliki arti yang sangat penting. Ketika organisasi menjadi lebih "datar" (ketika telah direorganisasikan sehingga memiliki lapisan manajemen yang lebih sedikit), akan terdapat lebih banyak spesialis yang tersedia untuk mengumpulkan data dari sistem berbasis komputer dan membuat laporan bagi manajer. Para manajer dan staf profesional harus mengakses informasi secara langsung dari suatu basis data agar dapat mendukung pengambilan keputusan yang mereka lakukan. Struktur mirip tabel dari sistem manajemen basis data relasional adalah sebuah format yang dapat dipahami dengan cepat oleh manajer maupun staf profesional.

CONTOH BASIS DATA RELASIONAL
Contoh-contoh field data , tabel, dan relasi di antara tabel akan memberikan latarbelakang untuk konsep-konsep basis data yang akan disajikan . Suatu basis data bernama jadwal telah dibuat dari tabel-tabel yang telah digunakan. Basis data akan memecahkan informasi kedalam beberapa tabel karena jika informasi hanya disimpan pada satu tabel, maka akan terdapat banyak nilai field data yang terduplikasi; sehingga menyebabkan data menjadi berulang (redundant). Basis data akan mengurangi pengulangan data dalam tabel-tabel.
Basis data akan meningkatkan konsistensi data dan akurasi data. Ini merupakan masalah yang sangat penting. Manajer mengambil keputusan yang sangat penting bagi operasi perusahaan dan oleh sebab itu, mereka membutuhkan data yang akurat dan konsisten dengan data lain si dalam basis data. Mengurangi jumlah pengulangan data adalah hal yang baik, tetapi konsistensi dan akurasi data merupakan suatu hal yang vital.

Konsep Basis Data
Ketika pengguna memikirkan record di dalam suatu basis data, mereka secara intuitif akan merasa bahwa urut-urutan record yang ditampilkan dalam sebuah laporan merupakan cerminan dari urut-urutan penyimpanan record tersebut di dalam disk komputer. Suatu system informasi  manajemen basis data dapat menampilkan data ini dalam suatu urut-urutan yang logis dan secara intuisif tepat, meskipun masing-masing record dari basis data tersebut dapat tersebar,; di banyak file dan terletak di seluruh penjuru ruang penyimpanan komputer. Dua sasaran utama dari konsep basis date adalah untuk meminimalkan pengulangan data dan untuk memperoleh independensi data. Pengulangan data seperti yang telah dibahas sebelumnya dalam bab ini akan membuang-buang ruang penyimpanan, memperlambat pemrosesan record.
Independensi data (data independence) adalah kemampuan untuk melakukan perubahan pada struktur data tanpa melakukan perubahan pada program-program aplikasi yang memproses data. Sebagai contoh, program komputer untuk memproses pesanan pembelian adalah program yang terpisah dari data pesanan pembelian yang disimpan di dalam basis data. Independensi data tercapai dengan menempatkan spesifikasi data di dalam tabel-tabel dan kamus yang secara fisik terpisah dari program.
Mengacu kembali ke Figur 6.5, ukarmfield Kode dapat ditingkatkan dari 8 menjadi 10 karakter di dalam definisi tabel tanpa memengaruhi aplikasi apa pun yang menggunakan field Kode. Ketika program-program komputer melakukan akses langsung ke file-file data untuk mengambil data, mereka haras secara eksplisit menyatakan format data. Hal ini akan memerlukan kode program komputer untuk ditulis ulang jika jumlah karakter untuk Kode mengalami perubahan dari 8 menjadi 10. Jika terdapat 25 aplikasi komputer yang membutuhkan akses ke field Kode, maka seluruhnya akan perlu dimodifikasi. Dengan independensi data, tidak diperlukan penulisan ulang kode komputer lagi, karena satu-satunya perubahan hanyalah pada definisi dari field tersebut di dalam basis data.
Kamus data (data dictionary) mencakup definisi-definisi dari data yang disimpan di dalam basis data dan dikendalikan oleh sistem manajemen basis data. Figur 6.5 menunjukkan hanya satu tabel dalam basis data Jadwal. Struktur basis data yang dimuat dalam kamus data adalah kumpulan dari seluruh definisi field, definisi tabel, relasi tabel, dan hal-hal lainnya. Nam* field data, jenis data (seperti teks atau angka atau tanggal), nilai-nilai yang valid untuk data, dan karakteristik-karakteristik lainnya akan disimpan dalam kamus data. Perubahan-perubahan pada struktur data hanya dilakukan satu kali didalam kamus data program-program aplikasi yang mempergunakan data tidak akan ikut terpengaruh.


Referensi :

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN.Raymond Mcleed,jr. George P. Schell
BAB 6



Rabu, 02 November 2016

PENGANTAR SISTEM INFORMASI

SEJARAH SISTEM INFORMASI

            Tinjauan mengenai sejarah sistem informasi mencakup peninjaun kembali bagaimana peranti keras telah mengalami evolusi dan bagaimana peneraoannya dari waktu ke waktu. Seiring berjalannya waktu, peranti keras mengalami berlipat-lipat kenaikan kecepatan dan kapasitas yang juga disertai dengan pengurangan ukuran secara dramatis. Dalam waktu yang sama, aplikasi komputer juga telah mengalami evolusi dari yang sebelumnya digunakan untuk mengolah transaksi akuntansi secara sederhana, menjadi sistem yang dirancang untuk mendukung manajer dan para pemecah masalah lainnya.

EVOLUSI PERNATI KERAS KOMPUTER

            UNIVAC I yang pertama dipasang disebuah organisasi pemerintah pada tahun 1951. Tiga tahun kemudian jenis mesin yang sama dipasang untuk pertama kalinya disebuah organisasi bisnis General Electric. Pada tahun 1950-an IBM telah memiliki lini produk penuh dan di pertengahan tahun 1960an perusahaan ini merevolusikan industri komputer dengan memperkenalkan lini komputer IBM Sytem/360. Komputer-komputer ini adalah komputer pertama yang secara sekaligus melakukan berbagai tugas yang dimita oleh beberapa orang pengguna.

KOMPUTER BERUKURAN LEBIH KECIL

            Sistem skala kecil yang pertama disebut komputer mini (minicomputer) yang dengan cepat diikuti oleh komputer yang lebih kecil lagi yang disebut komputer mikro (microcomputer). Bila komputer mini ditujukan untuk organisasi kecil, komputer mikro dilihat sebagai sebuah komputer yang dapat dimiliki dan dioperasikan oleh seseorang individu.

PENGANTAR ARSITEKTUR KOMPUTER
          
            Inti dari sebuah komputer adalah prosesornya. Prosesor yang dikendalikan oleh sebuah sistem operasi seperti, Windows XP, mengelola alat input dan output, alat penyimpanan data, dan operasi atas data. Unit Pemrosesan Sentral (CPU) mengendalikan seluruh komponen lain. Memori Akses Acak (RAM) betindak sebagai tempat kerja sementara bagi CPU, semakin besar area kerja maka akan semakin cepat CPU menyelesaikan tugas-tugasnya. CPU dan RAM terdapat pada motherboard sebuah komputer, papan sirkuit yang menjadi tempat terhubungnya semua sarana. CD-ROM yang biasa disebut sebagai hard drive adalah alat penyimpanan data, namun berbeda dengan RAM mereka menawarkan penyimpaan data secara permanen. Ketika digunakan bersama-sama dengan keyboard, monitor, mouse dan printer komputer mikro akan dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial.

PENGANTAR ARSITEKTUR KOMUNIKASI

            Komunikasi antarkomputer dibatasi adanya fakta diprioritaskannya komunikasi telepon antara manusia. Komunikasi antarkomputer yang tidak mempergunakan sistem telepon publik biasanya akan jauh lebih cepat. Standar komunikasi langsung seperti ini mulai dikembangkan setelah standar sistem telepon publik selesai dikembangkan. Kini, komputer dapat berkomunikasi melalui jaringan nirkabel. Seiring dengan munculnya jenis-jenis komunikasi baru, maka dibutuhkan pula jenis modem baru. Kini telah tersedia beberapa jenis modem “digital” ketersediaan modem digital akan bergantung pada layanan kabel dan telepon di wilayah anda.
            Revolusi nirkabel pun terus berlanjut, namun masih terdapat masalah yaitu masalah kemanan. Solusi yang paling mudah adalah dengan membeli peranti keras/peranti lunak firewall ketika membeli jaringan nirkabel.

EVOLUSI DI BIDANG APLIKASI KOMPUTER

            Sitem informasi adalah suatu sistem virtual yang memungkinkan manjemen mengendalikan operasi sistem fisik perusahaan. Sitem fisik perusahan terdiri atas sumber-sumber daya berwujud bahan baku, karyawan, mesin dan uang. Sedangkan sistem virtual terdiri atas sumber daya informasi yang digunakan untuk mewakili sistem fisik.
            Sistem fisik sebuah perusahaan adalah suatu sitem terbuka yang berinteraksi dengan lingkungannya melalui aliran sumber daya fisik. Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berkomunikasi dengan lingkungannya. Sistem yang benar-benar tertutup tidak akan berinteraksi dengan onsumen, manjer, atau siapapun dan tidak menjadi perhatian dari pengembang dan pengguna sistem informasi.


SISTEM PEMROSESAN TRANSAKSI

            Sistem berbasis komputer yang pertama disebut sistem pemrosesan data elektronik. Belakangan ini istilah sistem informasi akuntansi mulai dikenal, kini sistem pemrosesan transaksi merupakan istilah yang telah umum. Sistem ini terbagi satu ikatan yang sama dimana mereka memproses data yang mencerminkan aktivtas perusahaan.
Berikut contoh Model Sistem Pemrosesan Transaksi :

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

            Sistem informasi manajemen adalah suatu sistem berbasis komputer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan serupa. Para pengguna SIM biasanya terdiri atas entitas-entitas organisasi formal perusahaan atau sub unit anak perusahaannya. Informasi yang dijelaskan oleh SIM menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya dilihat dari apa yang telah terjadi dimasa lalu, sekarang dan masa depan. SIM akan menghasilkan informasi ini melalui pengguna dua jenis peranti lunak, yaitu :
a.       Peranti lunak pembuat laporan yang menghasilkan laporan berkala maupun laporan khusus. Laporan berkala diodekan dalam suatu bahasa program dan disiapkan sesuai jadwal tertentu. Laporan khusus dibuat sebagai tanggapan atas kebutuhan informasi yang tidak diantisipasi sebelumnya.
b.      Model matematis menghasilkan informasi sebagia dari suatu situmulasi atas operasi perusahaan. Model matematis yang menggambarkan operasi perusahaan dapat ditulis menggunakan semua jenis bahasa pemrograman. Akan tetapi, bahsa pemodelan khusus dapat menjadikan tugas ini menjadi lebih mudah dan lebih cepat untuk dilakukan. Output yang dihasilkan akan digunakan oleh pihak-pihak yang akan memecahkan masalah (baik itu manajer kalangan profesional) dalam mengambil keputusan guna memecahkan masalahn perusahaan.

SISTEM KANTOR VIRTUAL (VIRTUAL OFFICE SYSTEM)

            Pada tahun 1964, teknologi komputer telah memperkenalkan sebuah mesin tik elektronik yang  memiliki kemampuan mengenali pita magnetik. Mesin tik tersebut dapat menyimpan materi yang diketik di pita magnetik dan mengeluarkan kembali materi tersebut bilamana dibutuhkan. Aplikasi ini disebut pengolah kata. Ini adalah awal dari otomatis kantor (office automatic), yaitu penggunaan elektronik untuk menfasilitasi komunikasi. Aplikasi tambahan lainnya seperti, email, voice mail, kalender elektronk, fax dll.
      Sistem-sistm ini awalnya sederhana dan bersifat administratuf. Namun, kimi biasanya disebut sebagai suatu sistem produktivitas pribadi (personal productivity system). Sebagai contoh, manajer menggunakan sistem produktivitas pribadi untuk menyimpan kalender dan buku alamat yang berisi alamat surat menyurat, alamat e-mail dll. Dengan demikian dengan adanya teknologi para manajer tidak dibebani oleh tugas-tugas administratifnya lagi. Kemampuan aplikasi otomatis kantor untuk dapat dilakukan dimana saja telah melahirkan konsep kantor virtual (virtual office) yaitu, melakukan aktivitas kantor tanpa tergantung pada suatu lokasi fisik tertentu.
 
SISTEM PENDUKUNG PENGAMBIL KEPUTUSAN (DECISION SUPPORT SYSTEM)

      Sistem pendung pengambilan keputusan (decision support system- DDS) adalah suatu sistem yang membantu seseorang manajer atau sekelompok kecil manajer memecahkan satu masalah. DDS mengambil pendekatan jarak jauh dalam memecahkan masalah, berbeda dengan SIM yang mengambil pendekatan jarak dekat dengan memberikan informasi bagi sekelompok besar pencari pemecahan maslah dalam memecahkan rentang masalah yang luas. Output DSS awalnya dihasilkan dari suatu basis dara relasional dan mencakup laporan berkala dan khusus serta output dari model-model matematis. Berikutnya, ditambahkan kemampuan dukungan keputusan kelompok melalui peranti lunak yang berorientasi pada kelompok yang disebut groupware. Groupware memungkinkan DSS bertindak sebagai suatu sistem pendukung pengambilan keputusan kelompok (group decision support system-GDSS). Yang terakhir pada DSS adalah kecerdadan buatan dan pemrosesan analitis secara online. Kecerdasan buatan (artificial intelligence) adalah ilmu yang memberikan kemampuan bagi komputer untuk menunjukkan perilaku yang sama dengan seorang manusia yang memiliki kecerdasan. Kecerdasan buatan terdapat dalam DSS melalui bentuk basis pengetahuan akan informasi mengenai suatu area masalah, dan suatu mesin deduksi (inference engine) yang dapat menganalisis isi dari basis pengetahuan.

SISTEM PERENCANAAN SUMBER DAYA PERUSAHAAN (ENTERPRISE RESOURCE PLANNING SYSTEM)

      Sistem pemrosesan transaksi, SIM dan DSS ketiganya dikembangkan tanpa melalui suatu rencana utama. Pada dasrnya masing-masing sistem muncul sebagai respons atas kebutuhan yang berbeda-beda. Pada tahun 1990an perusahaan-perusahaan mulai melihat keuntungan yang diberikan dari mengintegrasikan ketiga sistem ini sehingga mereka akan berfungsi sebagai satu unit yang terkoordinasi. Para penjual peranti lunak terstandardisasi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dari hampir semua jenis organisasi. Mereka menyebut produk mereka sebagai sistem perencanaan sumber daya perushaan (ERP) adalah sistem berbasis komputer yang memungkinkan manajemen seluruh sumber daya perusahaan dalam basis keselurahan organisasi. Seiring berjalan nya waktu pertumbuhan peranti lunak ERP semakin pesat dan suatu sistem ERP membutuhkan adanya komitmen keuangan yang sangat besar dari organisasi.

PENGGUNA SISTEM INFORMASI

      Manajer adalah sebagai pengguna sistem informasi karena manajer adalah individu, kebutuhan informasi yang mereka miliki juga sangat beragam. Namun, beberapa kerangka yang bermanfaat telah dikembangkan sehingga memungkinkan berfokus pada peranan informasi dalam pemecahan masalah.



Referensi :

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN.Raymond Mcleed,jr. George P. Schell
BAB 1





Sabtu, 01 Oktober 2016

IMPLIKASI ETIS DARI TEKNOLOGI INFORMASI



Dalam materi IMPLIKASI ETIS TEKNOLOGI INFORMASI, diharapkan mampu memahami perbedaan antara moral, etika, dan hukum. Serta mampu memahami hukum hukum yang berlaku dalam teknologi informasi dengan undang undang yang ada.

CAKUPAN PREKRIPTIF DAN DESKRIPTIF
 Dalam IMPLIKASI ETIS terdapat dua cakupan, yaitu :
·         Cakupan preskriptif
cakupan yang menentukan bagaimana MIS sebaiknya digunakan dan dikembangkan di dalam suatu perusahaan.
·         Cakupan deskriptif
Cakupan yang menjelaskan bagaimana hal hal yang sedang dilaksanakan.
Sehubung dengan berbagai kejadian akhir-akhir ini yang melibatkan perusahaan dan eksekutif tidak memenuhi tanggung jawab etis dalam Teknologi Informasi mereka makaetika secara preskriptif mungkin terlihat naif dan berandai andai untuk digunakan pada masa sekarang.
MORAL, ETIKA, DAN HUKUM
Dalam kehidupan sehari hari, kita diarahkan oleh banyak pengaruh. Sebagai warga negara yang memiliki tanggung jawab sosial, kita ingin melakukan hal secara moral benar, berlaku etis dan mematuhi hukum.
·         Moral
Moral adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku yang benar atau salah. Moral adalah institusi sosial dengan sejarah dan seperangkat aturan. Jadi pada dasarnya kita harus bisa memilah mana yang benar atau salah, karena kita sudah diajarkan moral dari kita sejak kecil.
·         Etika
Etika adalah sekumpulan kepercayaan, standar, atau teladan yang mengarahkan, yang merasuk kedalam seseorang atau masyarakat. Contoh etika tidak benar dalam dalam Teknologi Informasi adalah membajakan piranti pernagkat lunak atau softeware dan diperjual belikan kepada masyarakat umum. Sedangkan etika yang benar adalah dengan membeli piranti perangkat lunak atau software yang asli dan original.


·         Hukum
Hukum adalah peraturan perilaku formal yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang, seperti pemerintah, terhadap subjek atau warganegaranya.

UNDANG UNDANG DALAM TEKNOLOGI INFORMASI

        Undang Undang Komputer di Amerika Serikat
Undang undang yang lebih berfokus kepada hak dan batasan yang berkaitan dengan akses data, khusunya data kredit dan data yang dipegang pemerintah, dan privasi, kejahatan komputer, dan paten peranti lunak yang menjadi fokus utama
      Undang Undang Paten Peranti Lunak di Uni Eropa
Parlemen Uni Eropa mengusulkan agar standart paten piranti lunak yang lebih ketat dibandingkan dengan standart di amerika serikat yamg ditetapkan.
    Undang Undang Privasi Pribadi di Replublik Rakyat China
Undang undang yang berfokus untuk menerapkan penggunan komputer dan internet. Peraturan ini menyatakan bahwa pengguanaan perangkat ini tidak boleh mengganggu “keamanan negara” “kepentinag sosial”, dan “privasi”


Jadi dalam pengguanaan Teknologi Infoamasi kita harus mengsinkornkan moral, etika, dan hukum sebagai panduan perilaku yang diharapkan secara sosial, dan mencapai budaya etis yang bisa menjadi dasar untuk mencapai perilaku yang etis dalam organisasi yang bisa membuat suatu persyaratan agar bisa membuat suatu pengendalian di dalamsostem yang harsunya mmberikan sistem informasi yang akurat.



Referensi :

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN.Raymond Mcleed,jr. George P. Schell
BAB 10

Selasa, 12 Juli 2016

WIRAUSAHA DENGAN MODAL KECIL


Wirausaha dengan modal kecil sangat mungkin saja dilakukan dan rasanya patut juga dicoba meski dalam keadaan di jaman yang serba susah seperti sekarang ini, yang kian hari makin membumbung tinggi harga semua kebutuhan hidup yang akhirnya membuat semua orang seseorang merasa terbebani apalagi bagi anda yang ingin memulai sebuah usaha menjadi merasa minder, tak percaya diri dan akhirnya muncul rasa pesimis, karena merasa takut akan dihadapkan pada masalah paling mendasar yaitu masalah permodalan.
Salah satu hal yang perlu dilakukan dalam memulai sebuah usaha adalah mematangkan konsep usaha atau rencana usaha itu sendiri. Misalnya saja, jika seseorang akan memulai sebuah usaha kuliner misalnya, saat usaha kuliner yang dijalankan tengah berjalan, pelaku usaha sebaiknya jangan keluar dari konsep bisnis kuliner itu sendiri dengan mencoba bisnis lain, bisnis konveksi misalnya. Meskipun tak ada larangan bagi pelaku usaha untuk menjalankan lebih dari satu jenis usaha, tetapi alangkah baiknya jika pelaku usaha tetap fokus dengan usaha yang ditekuni hingga benar-benar berjalan dengan lancar.

PILIHAN WIRAUSAHA MODAL KECIL YANG PATUT DICOBA

Sangat beragam sesungguhnya jenis usaha yang dapat digeluti atau dirintis oleh seseorang yang ingin memulai sebuah usaha. Banyaknya pilihan usaha tersebut tentunya dapat dipilih dan ditekuni oleh seseorang yang ingin memulai berbisnis khususnya wirausaha modal kecil. Pilihan usaha bermodal kecil antara lain dengan berbisnis kuliner. Bisnis kuliner sendiri ada banyak macam dan pilihan, seperti berjualan cilok, cireng, siomay, bakso tusuk, arem-arem, apem, serabi, dan berbagai jenis jajanan lain. Atau bisa juga dengan berjualan es krim, es cincau, es dawet, es jus dan lain-lain, yang tak membutuhkan modal besar.
Atau jika anda ingin wirausaha modal kecil lain, anda juga dapat mencoba sebuah usaha dengan modal sedikit, yaitu dengan beternak. Tentu saja ternak yang dimaksud di sini bukan beternak hewan yang mahal seperti kambing PE atau sapi metal, yang harga indukannya bisa sampai puluhan juta. Ternak yang dimaksud adalah ternak skala kecil, antara lain seperti beternak ayam, burung, kelinci dan lain-lain. Hasil ternak selain hewan ternak itu sendiri yang nantinya dijual produk sampingan seperti kotoran kandang pun jika mampu mengolahnya dapat di jadikan kompos yang juga bernilai jual.
Atau jika anda ingin berbisnis yang membutuhkan modal yang sangat minim, anda dapat mencoba menjadi agen marketing dari sebuah toko fisik maupun online. Karena hanya dengan menjadi perantara atau mendatangkan pembeli kepada toko tersebut anda akan mendapatkan komisi dari hasil penjualan barang tersebut. Tentunya hal itu sangatlah mudah karena anda tak perlu membeli barang dari toko itu sendiri untuk dijual kembali. Tapi bisnis ini sangat memerlukan keahlian dalam hal marketing. Usaha tersebut dapat diwujudkan hanya dengan modal yang tak seberapa besar namun hasil yang didapat nantinya tak akan kalah lumayan.



Contoh untuk membuat usaha kecil:

Cibay adalah makanan berupa camilan yang terbuat dari aci yang di bungkus kulit lumpia di dalem nya adonan aci di tambah lagi ada ayam nya, bawang atau sosis bisa juga kornet, tetapi pembuatannya beda dari cireng rasa cibay itu aduhai lhoo, kenyal kenyal kaya lem tapi empuk apalagi isinya ada ayam bawang nya yg gurih, hihihi...

Di Garut ini peluang usaha yang bagus lho harga nya cuma seribuan. murah meriahkan!!
Makanan ini di gemari semua orang dari mulai anak anak remaja dan orang tua pun suka..
Klo udah nyoba sekali bakalan ketagihan lho..enak sekali klo lagi masih panas..
Yuk langsung ke TKP aja cara membuat nya sebagai berikut :

Resep: Cibay ayam
Bahan: -10 lembar kulit lumpia
- 1/4 kg tepung kanji/aci/tapioka
- garam secukupnya
- merica dan penyedap rasa
-4 gelas air
Ket: untuk ayam nya,ayam di suir-suir, dan untuk bumbunya di buat seperti bumbu mie ayam.pokonya rasa ayamnya persis sekali sama ayam di dalam mie ayam ..hehe agak ribet yah ngejelasinnya, tapi udah pada ngertikan yah 

Dan cara membuatnya :
1.sisihkan kulit lumpia
2.sediakan panci kecil masukan tepungnya, garam,merica dan penyedap rasa, kemudian masukan air,campurkan
3.masak aduk-aduk kaya membuat agar-agar dengan api kecil, sampai rata dan menggumpal membentuk adonan lengket dan kenyal, jika terlalu keras bisa di tambahkan air.
4.kemudian ambil satu kulit lumpia masukan satu sendok adonan aci tersebut dan masukan lagi diatas nya tambahkan ayam bumbu tadi
5.lipatkan lumpia tersebut membentuk amplop atau seperti lipatan martabak
6.ulangi sampe adonannya habis
7.goreng hingga warna nya agak kecoklatan
8.angkat dan tiriskan



Setelah membuat kita bisa menjual makanan ini ( cibay) di depan rumah, sekolah, taman bermain, tempat wisata, dan tempat tempat lainya.

CONTOH USAHA


Contoh Usaha Kecil di Berbagai Bidang
1. Usaha Kecil di Bidang Kuliner
Usaha di bidang kuliner memang tidak pernah sepi karena setiap orang membutuhkan asupan makanan setiap harinya. Tentu ini menjadi peluang besar bagi Anda yang memang berminat untuk membuka usaha kecil bidang ini. Anda bisa memulai dari usaha restauran, rumah makan, cafe, warung rames, atau bahkan pedagang kaki lima. Sekali lagi disesuaikan dengan modal yang tersedia.  Namun yang lebih penting adalah produk makanan apa yang hendak ditawarkan dan apakah cocok selera masyarakat?
Sebagai contoh Anda bisa menjalankan bisnis kuliner utama seperti ayam goreng, bakso, mie ayam, gudeg, masakan daerah dan lain-lain. Tidak hanya makanan berat saja, saat ini banyak cafe yang menyediakan kuliner dalam bentuk minuman, es krim, susu, kopi, cake, es kelapa muda dan lain-lain. Tidak buruk juga jika Anda membuka usaha kecil dengan cara kemitraan atau waralaba karena dengan sistem ini Anda bisa terbantu dalam hal penentuan produk, mendapatkan bahan baku dan tata cara pengelolaan.
2. Usaha Kecil di Bidang Jasa
Ada berbagai macam jenis usaha kecil dibidang jasa. Sepertinya dalam usaha ini Anda memang harus memiliki keahlian maupun wawasan luas tergantung pada jasa yang ditawarkan. Sebagai contoh ada usaha jasa yang berhubungan dengan birokrasi seperti pengurusan surat-surat kendaraan, surat ijin mengemudi, surat ijin usaha, dan pengurusan dokumen penting lainnya.
Sepertinya usaha ini cocok bagi Anda yang memiliki wawasan luas dalam bidang hukum. Bidang jasa lainnya adalah yang berhubungan dengan IT seperti jasa pembuatan website, jasa SEO, desain grafis, pembuatan program komputer dan lain-lain.
Bidang jasa IT cocok dilakukan bagi Anda yang menguasai bidang ini. Bisa juga usaha kecil jasa perbaikan komputer, laptop dan perangkat lain. Selain itu, usaha jasa pengiriman semacam menjadi agen juga sepertinya banyak diminati mengingat banyak perusahaan ekspedisi yang sanggup memfasilitasi.
3. Usaha Kecil Jual Beli
Usaha kecil jual beli? Mungkin ini adalah salah satu bisnis yang  cukup banyak diminati pula. Ada banyak sekali jenis produk yang memang cukup laku untuk dijual seperti ponsel, kendaraan pribadi (roda dua/roda empat), komputer, kamera, bahkan sampai hewan peliharaan. Dalam jenis usaha ini tidak diharuskan membuka toko khusus dengan lokasi strategis karena bisa juga dilakukan dirumah, baik secara offline ataupun memasarkan secara online agar bisnis Anda tersebut lebih dikenal luas.
4. Usaha Kecil di Bidang Agrobisnis
Bisnis Agrobisnis identik dengan bidang pertanian dan peternakan. Usaha ini sangat cocok dilakukan didaerah pedesaan atau Anda yang memiliki lahan luas untuk menjalankannya. Sebagai contoh usaha kecil bidang Agrobisnis adalah budidaya ikan lele, peternakan ayam, peternakan sapi, budidaya hewan peliharaan, budidaya sayur mayur, buah-buahan dan masih banyak lagi yang lainnya.


Demikian beberapa contoh usaha kecil yang bisa Anda jalankan. Semua tergantung dengan berapa modal yang, bidang apa yang Anda minati dan berapa banyak kompetitor yang ada. Semoga membantu dan menginspirasi para calon pengusaha muda di Indonesia.