Minggu, 11 Januari 2015

SIFAT MATERI

SIFAT MATERI



        1. Sifat intrinsik dan ekstrinsik
                 a. Sifat intrinsik
Sifat intrinsik adalah sifat yang melekat pada zat yang menjadi ciri khas zat tersebut. Misalnya, rasa, warna, dan perubahan zat bila bereaksi 
                 b. Sifat ekstrinsik
Sifat ekstrinsik adalah sifat yang tidak khas dari suatu zat yang dapat dimiliki oleh zat itu. Misalnya, ukuran, bentuk, panjang, berat, dan suhu.
           2.  Sifat Fisika Dan Sifat Kimia Materi
                   a.  Sifat Fisis
  Zat dapat diidentifikasi dari sifat – sifat dan dari susunannya. Warna, titik leleh, titik didih dan kerapatan merupakan sifat – sifat fisika. Sifat fisika (physical property) dapat diukur dan diamati tanpa mengubah susunan atau identitas suatu zat.
  Ciri suatu materi yang dapat anda amati tanpa merubah zat-zat yangmenyusun materi tersebut disebut sifat fisis. Contoh-contoh sifat fisis adalahwarna, bentuk, ukuran, kepadatan, titik lebur dan titik didih. Anda dapatmenggambarkan suatu zat menggunakan.
  Jika anda mempunyai minuman ringan dalam sebuah gelas, anda dapatmengukur  volume dan suhunya, serta menggambarkan baunya. Masing-masing ciri tersebut merupakan sifat fisis minuman ringan. Beberapa sifat fisismenggambarkan sifat suatu materi atau zat. 
 
Gambar 10 : kita dapat merasakan rasa, bau, dan warna minuman ringan yang diminun sehari - hari
Beberapa sifat fisis dapat diukur. Sebagai contoh, anda dapatmenggunakan sebuah penggaris untuk mengukur salah satu sifat paku itu, yaitu panjangnya.  Sifat fisis paku apa yang diukur dengan timbangan?  
Mungkin anda tahu, semua benda yang terbuat dari besi dapat ditarik olehdaya magnet. Daya tarik besi terhadap magnet ini merupakan sifat zat besi. Setiap zat mempunyai sifat fisis yang membedakannya dari zat lain.

Gambar 11 :besi dapat ditarik magnet merupakan sifat fisis dari besi

b.  Sifat Kimia
Pernahkah anda memperhatikan peringatan yang dipasang di stasiun pengisian  bahan  bakar umum  (SPBU)?  Setiap  SPBU  selalu memberi peringatan  ”DILARANG MEROKOK”, seperti gambar di bawah:

Gambar 12: Bensin merupakan zat kimia yang mudah terbakar.
  


Peringatan  itu  menyatakan bahwa bahan bakar  tersebut mudah terbakar. Kecenderungan suatu zat untuk terbakar merupakan contoh sifat kimia.  Sifat kimia adalah ciri-ciri suatu zat yang menyatakan apakah zat itu dapat mengalamiperubahan kimia  tertentu.
         Banyak  zat  lain  yang  mudah  terbakar,  seperti LPG, bensin, spiritus,minyak tanah. Dengan mengetahui bahan mana yang mengandung  zat-zat  yang memiliki  sifat  kimia  ini,  anda  akan  dapat menggunakannya secara aman.

Gambar 13 : gas LPG dan spritus merupakan bahan kimia yang mudah terbakar
 
           
Ketik
a logam dibiarkan di udara, beberapa jenis logam akan mengalami korosi. Perkaratan besi merupakan salah satu contoh korosi. Karat besi adalah senyawa oksida besi, yaitu besi yang telah mengikat oksigen. Karat besi bersifat rapuh dan berpori, sehingga logam besi yang berada di bawahnya akan terus mengalamikorosi lebih lanjut.
 
 
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar